0
checked

Objek Wisata Kelenteng Tertua Jawa Ada di Lasem

dikirimkan 3 Weeks lampau, Thursday, Oct 3, 2019, 11:33:39 oleh Ciptaning Ati in Perjalanan Dan Wisata
Objek Wisata Kelenteng Tertua Jawa Ada di Lasem
Tempat persembahyangan Tionghoa di Lasem ini disebut sebagai kelenteng tertua di Jawa. Meskipun pernah dijarah sehingga banyak catatan sejarah yang hilang, pengurus Tempat Peribadatan Tridarma bernama Cu An Kiong ini menemukan di Belanda sebuah peta kuno Lasem dari tahun 1477 Masehi yang menunjukkan adanya bangunan peribadatan tersebut. Sumber lain menyakini usia tempat ini lebih tua, bahkan mundur hingga abad ke 14, tatkala Majapahit masih berdiri.

Cu An Kiong ini dibangun oleh perantau Tionghoa yang mendarat di Lasem dan memilih permukiman di tepi Sungai Babagan. Tak pelak tempat peribadatan ini ditempatkan menghadap utara ke arah (semula) dari muara Sungai Babagan ke laut bebas. Menurut tradisi, Laksamana Zheng He pernah mendarat di depan kelenteng. Sungai Babagan bermuara di Laut Jawa sehingga pada masa lalu sering digunakan sebagai sarana lalu lintas kapal dengan dermaga yang kini sudah tidak tersisa keberadaannya

Terlepas dari usia, tempat peribadatan ini mengalami beberapa kali pembaruan. Bangunan utama kelenteng terdiri atas sebuah ruangan berbentuk persegi empat, yang terbagi menjadi dua bagian: sisi dalam dan sisi depan.

Bagian paling dimuliakan terletak di sisi dalam (selatan). Bagian ini ditandai deretan tiga buah altar, yang menghadap ke pertemuan Sungai Babagan dengan laut bebas. Altar utama ditempatkan di tengah, untuk menghormati Tian Shang Sheng Mu (Thian Siang Sing Bo dalam Bahasa Hokian) atau Ma Zu, yang juga disebut Mak Co, sebagai tokoh yang dimuliakan. Keunikan bagian ini terletak pada dua tiang kayu jati yang menyokong atap dengan garis tengah hampir 40 sentimeter dan gelagar kayu di atasnya yang dipenuhi ukiran. Sisi dalam ini tidak terbuka untuk umum.

*Raymond Valiant*
diberi peringkat 0 times (+0)  (-0) - komentar: 0 - hits: 40 - Sumber: penginapan.net

Komentar

Tidak ada tanggapan untuk artikel ini.
Hanya pengguna yang berwenang yang dapat memberikan komentar. Please sign in first, or register a free account.
 
Bagikan
Diterbitkan Oleh
Ciptaning Ati

Ciptaning Ati

Anggota sejak Sep 25, 2019
Lokasi: Semarang
Mengikuti
Pengguna belum mengikuti siapa pun.
Anda mungkin juga suka
Informasi Pasar Keuangan di KursRupiah.net
Apa itu β€œPerdagangan sinkron”? πŸ† Ini adalah proyek yang memungkinkan kepada investor untuk berinvestasi dengan aman dan menguntungkan di pasar valuta asing dan menerima ratusan...
Stasiun Kereta Api Gresik / Stasiun Blandongan
Stasiun Gresik *banyak warga di daerah itu yang memanggilnya Stasiun Blandongan* adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Pekelingan, Gresik, Gresik. Stasiun yang...
Polisi Kini Akui Ada Kesalahpahaman soal Hoax Ambulans DKI: Tak Bawa Batu
"Petugas PMI biadab! Teroris! Provokator! Kalian ya yang menyuplai batu dan bensin ke para demonstran? Dasar anj*ng!" Begitu sumpah serapah massa beringas dan...
Saatnya Menertibkan Buzzer - majalah.tempo.co
Kata tempo, berbagai kabar bohong mereka sebarkan dan gaungkan di media sosial untuk mempengaruhi opini dan sikap publik. Ini kata tempo ya............ Jokowi harus...
Siapa yang berkepentingan dengan adanya berbagai kerusuhan di Indonesia?
Seorang mahasiswa bertanya, setelah kita mempelajari geopolitik Timur Tengah, apa pelajaran yang bisa kita ambil sebagai rakyat Indonesia? Jawaban saya singkat: pelajari...
Platinoom ID – SFB Ads Scaling Class
Kelas ini ditujukan lebih kepada kamu yang ingin memahami lebih dalam lagi apa itu Facebook Ads dan gimana cara scalingnya secara cepat, stabil dan konsisten. Kami akan berikan...
SITUS PERMUKIMAN KADIRI-MAJAPAHIT DI PULOTONDO KINI "SENYAP" PERHATIAN DAN PENANGANAN
Oleh : M. Dwi Cahyono Setelah hiruk-pikuk diberitakan, ramai dikunjungi warga, dan ada tindakkan "sesaat" dari institusi terkait pada dua-tiga tahun lalu, kini...